fbpx

Gejala Keputihan

Gejala Keputihan
Apa saja gejala keputihan itu?
1. Keputihan normal (fisiologis), sebenarnya tidak berwarna putih dan tidak cocok disebut keputihan, banyak dipengaruhi oleh sistem hormonal, sehingga banyak sedikitnya sekret/cairan vagina sangat bergantung pada siklus bulanan dan stress yang juga dapat mempengaruhi siklus bulanan itu sendiri.
2. Cairan sekresi berwarna bening, tidak lengket dan encer.
3. Tidak mengeluarkan bau yang menyengat.
4. Gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid dan tanda masa subur pada wanita tertentu.
5. Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.
6. Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.
Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.
Pada wanita hamil keputihan lebih sering timbul, karena pada saat wanita hamil, maka kekebalan tubuhnya akan menurun.
Pada waktu menopause dimana keseimbangan hormonalnya terganggu.
Pada orang tua dimana kekebalan tubuhnya sudah menurun dapat pula timbul Keputihan

Keputihan abnormal (patologis)
Keluarnya cairan berwarna putih pekat, putih kekuningan, putih kehijauan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, lengket dan kadang-kadang berbusa. Cairan ini mengeluarkan bau yang menyengat.
Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya serta dapat mengakibatkan iritasi pada vagina.
Merupakan salah satu ciri-ciri penyakit infeksi vagina yang berbahaya seperti HIV, Herpes, Candyloma.

Berdasarkan pengalaman, keputihan bisa sembuh dengan periksa ke dokter spesialis kelamin. Dokter akan memeriksa organ intim wanita dan memberikan obat-obatan sesuai keluhan. Bila sekali kunjungan belum sembuh, datang sekali lagi untuk menyempurnakan kesembuhan penyakit penderita.
Penyakit lain yang menyertai keputihan adalah kista pada organ intim wanita. Pengalaman mengenai penyakit ini bisa dibaca di EBook Artikel Mengenai Kesehatan Wanita (Melawan Kista). Klik di sini bit.ly/bukukista
Buku tersebut menjelaskan apa dan bagaimana penyakit kista itu bisa terjadi, penyebab dan pencegahannya serta metode pengobatan yang disarankan.
Mudah-mudahan apa yang tertulis dalam artikel tersebut bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *